Di bumi, terdapat sekali macam-macam makhluk hidup yang hidup berdampingan dan saling membutuhkan satu sama lain. Termasuk manusia, hewan dan tumbuhan. Sebagai makhluk hidup tentu memiliki klasifikasi dan karakteristik yang berbeda-beda pula.

Mulai dari tempat hidup, cara beregenerasi, sistem jaringannya dan masih banyak lagi. Untuk mempermudah dalam mengenali berbagai makhluk hidup yang ada di belahan dunia, ada baiknya untuk memahami ciri-ciri makhluk hidup berikut lengkap dengan penjelasannya

Mengenal Ciri-Ciri Makhluk Hidup Beserta Contoh dan Penjelasannya

Beberapa makhluk hidup tergolong atas banyak macam dan juga jenis dan dengan segala perbedaan yang ada. Namun, tidak selamanya makhluk hidup itu berbeda. Ada beberapa kesamaan antara semua jenis makhluk sehingga mereka dapat dikatakan sebagai makhluk hidup.

Agar kita tidak salah dalam membedakan makhluk hidup dan makhluk tidak hidup, mari simak ciri-ciri makhluk hidup dibawah ini.

1. Bernapas

Ilustrasi manusia sedang bernapas
Ilustrasi manusia sedang bernapas

Bernapas biasanya lebih dikenal dengan proses respirasi. Proses respirasi yaitu proses dimana oksigen masuk kedalam paru-paru lalu mengeluarkan gas sisa zat. Setiap makhluk memiliki proses pernapasan yang berbeda-beda. Tidak hanya terjadi pada manusia dan hewan, tumbuhan pun memerlukan oksigen untuk proses pertumbuhan.

Sistem pernapasan manusia terjadi dengan menghirup oksigen dan melepaskan karbondioksida. Oksigen digunakan untuk menghasilkan energi dan membantu proses metabolism tubuh.

Paru-paru akan mengalirkan karbondioksida keluar hidung, lalu oksigen akan masuk ke seluruh tubuh melalui darah. Selain manusia, tumbuhan juga mengonsumsi oksigen. Pada hewan pun demikian, meskipun pernapasan ini dibedakan dengan habitat masing-masing. Untuk hewan darat menggunakan paru-paru, sedangkan hewan yang hidup di laut menggunakan insang.

2. Bergerak

Hewan sedang bergerak bebas di alam
Hewan sedang bergerak bebas di alam

Bergerak merupakan proses perpindahan dari suatu tempat ke tempat lain. Hal ini disebabkan karena terjadi rangsangan internal maupun eksternal yang mengakibatkan adanya pergerakan. Pergerakan ini pun berbeda-beda tergantung pada jenisnya. Pada hewan misalnya katak bergerak dengan melompat, dan kepiting yang bergerak menyamping.

BACA JUGA:  Rantai Makanan di Sawah

Tak hanya pada manusia dan hewan, tumbuhan pun melakukan pergerakan. Tumbuhan melakukan pergerakan untuk membengkok ke arah matahari. Ini merupakan pergerakan yang dilakukan oleh tumbuhan agar tetap mendapatkan cahaya matahari untuk membantu proses fotosintesis. Butuh Makan

Pada dasarnya, semua makhluk hidup diciptakan untuk memiliki rasa lapar. Rasa lapar inilah yang mendorong manusia untuk membutuhkan makan untuk mengatasi laparnya.

Pada manusia, manusia yang merasa lapar akan mencari makan untuk memberikannya energi dan rasa kenyang. Sama halnya pada hewan, untuk mendapatkan makanan hewan-hewan harus melakukan perburuan dan mencari mangsa untuk dimakan. 

Sejatinya, makanan adalah cara makhluk hidup untuk survive atau bertahan hidup, selain itu makan juga akan membantu pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.

Tak hanya pada manusia dan hewan, ciri-ciri makhluk hidup pun terdapat dalam tumbuhan. Yaitu dengan menyerap nutrisi yang dihasilkan dari proses penyerapan nutrisi agar dapat tetap tumbuh, yakni dengan bantuan oksigen, air dan sinar matahari. Atau yang biasa kita kenal dengan istilah fotosintesis.

3. Tumbuh dan Berkembang

Tanaman tumbuh dan berkembang
Tanaman tumbuh dan berkembang

Ciri-ciri makhluk hidup selanjutnya adalah suatu proses bertambahnya ukuran tubuh menjadi lebih besar dan lebih tinggi. Semua makhluk hidup akan mengalami pertumbuhan.

Hal ini disebabkan oleh pengaruh dari sel-sel di dalam tubuh yang bertambah banyak. Sedangkan berkembang adalah proses perubahan yang terjadi ke arah pendewasaan, kinerja otak dan hal-hal yang tidak terlihat secara fisik.

Misalnya adalah bayi yang baru lahir masih belum bisa jalan, kemudian pada usia 1 tahun akan belajar duduk, baru setelah usia 2 tahun akan belajar untuk berjalan sedikit demi sedikit. Contoh lain adalah manusia akan menjadi dewasa seiring bertambahnya usia. Tumbuhan pun memiliki pertumbuhan yang sama, seperti berbunga ataupun berbuah dan menjadi tinggi dan besar.

4. Berkembang biak

Untuk mempertahankan eksistensinya, ciri-ciri makhluk hidup pasti akan melakukan regenerasi keturunan dengan bereproduksi. Ada du acara makhluk hidup beregenerasi yang pertama adalah secara vegetative dan yang kedua adalah secara generative.

Perkembangbiakan secara generative adalah perkembangbiakan secara aseksual. Yaitu proses yang diawali dengan peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Misalnya pada mamalia dengan melahirkan, unggas dengan bertelur dan tumbuhan dengan menghasilkan biji.

BACA JUGA:  Mengenal Mikroskop, Fungsi serta Jenisnya

Untuk perkembangbiakan secara vegetative adalah proses tanpa melalui peleburan sel kelamin jantan dan betina. Misalnya pada makhluk hidup jenis Amoeba yang berkembangbiak dengan cara membelah diri, pada tumbuhan yaitu dengan stek, cangkok, temple ataupun merunduk.

5. Peka terhadap rangsangan

ciri-ciri makhluk hidup yang selanjutnya adalah kepekaan terhadap lingkungan. Kepekaan ini dibutuhkan untuk menghadapi perubahan yang terjadi pada lingkungan. Contohnya adalah sapi akan dengan spontan mengibaskan ekornya ketika merasa ada lalat yang menempel pada badannya.

Manusia pun mempunyai kepekaan yang sama yaitu saat tiba-tiba ada sesuatu benda yang tiba-tiba mendekat ke mata, maka mata akan secara spontan terpejam. Hal ini terjadi untuk melindungi mata dari benda tersebut.

Kepekaan tersebut terjadi karena makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan diciptakan untuk memiliki alat indera. Antara lain panca indera yaitu mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, hidung untuk mencium, kulit untuk meraba dan lidah untuk merasa.

Hal ini pada akhirnya juga akan berkaitan dengan perlindungan diri makhluk hidup untuk memiliki kepekaan terhadap resiko yang akan menimpa dan mengantisipasinya untuk bertahan hidup. Tak beda halnya dengan tumbuhan, rangsangan ini juga terjadi saat ada gerakan atau benda yang mendekat dengan tubuhnya. Seperti tumbuhan putri tidur, akan menguncup bila tersentuh oleh sesuatu atau yang disebut dengan seismonasti.

6. Melakukan metabolisme

Proses ini merupakan proses kimia yang terjadi pada makhluk hidup yang erat kaitannya dengan sistem pernapasan dan ekskresi. Proses metabolisme sendiri terbagi menjadi dua yaitu, anabolisme dan katabolisme.

Anabolisme sendiri adalah suatu proses metabolism yang mengakibatkan berubahnya senyawa organik yang sederhana menjadi lebih kompleks. Sedangkan katabolisme merupakan proses metabolism dengan menguraikan senyawa kimia yang lebih kompleks. Seperti contoh yang terjadi pada manusia adalah diuraikannya zat gula menjadi air dan CO2.

Metabolisme pada tumbuhan sendiri terjadi sistem pernapasan tumbuhan. Pada proses ini karbon dioksida dan sinar matahari akan dirubah menjadi oksigen dan glukosa. Perubahan inilah yang akan menghasilkan energi pada tumbuhan.

BACA JUGA:  Daur Hidup Kupu-Kupu

Sama halnya dengan ciri-ciri makhluk hidup lainnya, proses metabolism yang terjadi akan menghasilkan energi untuk melakukan reproduksi, pertumbuhan, perkembangan dan bergerak.

7. Mengeluarkan zat sisa atau ekskresi

Setiap makhluk hidup pasti akan memproduksi zat-zat sisa yang dapat berbahaya bagi tubuh. Untuk melindungi tubuhnya dari racun, ciri-ciri makhluk hidup yang selanjutnya adalah proses ekskresi.

Proses ini merupakan proses dimana tubuh akan mengeluarkan zat-zat sisa. Pada manusia sendiri, proses ini akan terjadi dengan bantuan kulit, paru-paru, ginjal dan anus. Pada manusia, zat sisa tersebut akan keluar melalui kulit berupa keringat dan melalui anus berupa feses.

Tak jauh berbeda pada manusia, hewan pun melakukan proses ekskresi yang sama seperti manusia. Pada tumbuhan pun melakukan proses yang sama yaitu dengan melakukan pengeluaran zat sisa. Cuma pada tumbuhan, proses ini dilakukan pada bagian stomata dan lentisan tumbuhan.

8. Menyesuaikan diri atau adaptasi

Salah catu ciri-ciri makhluk hidup lainnya untuk dapat bertahan hidup adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Adaptasi sangat diperlukan oleh makhluk hidup sebagai bentuk perlindungan diri.

Seperti contoh hewan bunglon yang beradaptasi dengan merubah warna kulitnya atau disebut dengan kamuflase sesuai dengan warna tempat ia berada. Hal ini dilakukan untuk mengelabui pemangsa ataupun mangsa. Sama halnya dengan beruang yang ada di kutub utara akan memiliki bulu yang tebal, hal ini untuk menjaga dirinya tetap hangat.

Hal serupa juga dilakukan oleh kuda nil yang akan berendam di lumpur ketika musim panas. Sama dengan tumbuhan, penyesuaian diri yang dilakukan tumbuhan disesuaikan degan habitat dan lingkungan hidup masing-masing.  Seperti bentuk daun, bentuk akar dan lain-lain.

Penutup

Sangat penting untuk mengenal ciri-ciri makhluk hidup untuk proses pembelajaran. Setelah mengetahui ciri-ciri tersebut tentu akan menjadi mudah untuk membedakan makhluk hidup dan tidak mudah, serta kita akan lebih memahami karakteristik masing-masing makhluk hidup.

Adanya penjelasan ini semoga dapat bermanfaat untuk menambah wawasan tentang makhluk hidup.