Voli adalah jenis olahraga populer yang cukup diminati. Permainan bola voli banyak diperlombakan dari tingkat nasional hingga internasional. Selain menjadi tontonan yang menegangkan, cabang olahraga ini pun sangat menyenangkan untuk dilakukan.

Namun jika tidak mengetahui cara yang benar dalam memainkan voli, olahraga tersebut dapat mencederai pemainnya. Tak jarang para pemain voli amatir sering terkilir pada bagian tangan atau kaki karena kurangnya pengetahuan tentang teknik dasar bola voli.

Pada dasarnya cabang olahraga ini cukup fleksibel, karena dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. Bahkan dengan dua orang pemain saja Anda sudah bisa melakukan permainan ini.

Teknik-Teknik Dasar Bola Voli yang Wajib untuk Dipelajari  

Bola voli memang mudah dikuasai oleh pemula, karena itulah olahraga tersebut digemari oleh banyak orang. Namun, jika Anda berniat menguasai olahraga ini tentu saja Anda harus mengetahui beberapa teknik dasar permainan bola voli seperti yang akan dijelaskan dalam pembahasan berikut ini.

1. Passing

Ada beberapa jenis passing atau mengoper pada permainan bola voli, antara lain:

Overhead Passing

Teknik overhead passing
Teknik overhead passing (Foto: Pinterest_

Permainan voli memiliki beberapa cara untuk mengoper bola kepada rekan satu tim, salah satunya adalah overhead passing. Teknik ini cukup mudah dilakukan karena pemain hanya perlu bersiap dengan posisi tangan tegak di atas dan telapak terbuka. Kemudian nantinya bola yang diterima bisa langsung di arahkan kepada anggota tim.

Forearm Passing

Seorang pemain voli tengah melalukan bump passing
Seorang pemain voli tengah melalukan bump passing (Foto: liveabout.com)

Teknik ini bertujuan untuk mengoper bola kepada rekan terdekat menggunakan kuncian kedua lengan. Cara tersebut dapat memudahkan pemain ketika harus memantulkan bola pada anggota tim dengan jarak yang sangat dekat. 

Untuk melakukan pantulan tersebut pemain dapat memanfaatkan lengan depan mereka.

2. Service

Gerakan service pada permainan bola voli
Gerakan service pada permainan bola voli (Foto: N/A)

Service merupakan gerakan dasar yang wajib untuk dipelajari dalam setiap permainan olahraga, Gerakan service pada permainan voli digunakan sebagai pengawal permainan dengan memfokuskan tenaga pada tangan dan melambungkan bola menuju tim lawan.

Meski kelihatannya service memiliki gerakan yang sederhana, namun lemparan bola yang dilakukan sangat berpengaruh terhadap hasil permainan.

Jika posisi tangan tidak benar, bola bisa terjatuh ke area sendiri yang dapat memberikan poin pada lawan. Perkiraan pemain pun juga harus tepat, karena jika melambungkan bola berlebihan dapat keluar dari lapangan.

Karena itulah saat melakukan lemparan pertama setiap pemain harus bersikap siaga. Terdapat beberapa jenis service yang dapat Anda gunakan dalam bola voli, antara lain seperti berikut ini:

Float Service

Teknik dasar bola voli ini merupakan jenis service yang dilakukan pemain dengan melambungkan bola ke atas, dan membuatnya melaju secara horizontal. Cara melakukannya adalah dengan memukul bola saat berada di udara, kemudian memukulnya dengan tenaga dengan gerakan tertentu agar bola tidak berputar saat terlempar ke arah lawan.

Jump Service

Sesuai namanya, untuk melakukan jenis servis ini pemain perlu melompat saat memukul bola. Teknik ini dilakukan dengan melambungkan bola voli ke udara. Selanjutnya pemain harus mengikuti gerak bola dan langsung mengarahkannya ke tim lawan dengan melakukan lompatan.

Overhand Service

Teknik ini memiliki kesamaan dengan jump service, karena setelah bola dilambungkan pemain tidak perlu menunggu bola turun ke tangan secara sempurna. Overhand service dilakukan saat posisi bola ada di atas pundak.

Umumnya teknik dasar permainan bola voli ini dilakukan dengan telapak tangan tanpa perlu melakukan lompatan. Karena service jenis ini memang bertujuan untuk mendapatkan lemparan yang efisien ke arah lawan.

Underhand Service

Berbeda dengan beberapa teknik yang sudah dijelaskan, Teknik ini tidak dilakukan dengan cara melambungkan bola dengan tinggi ke udara, melainkan pemainnya cukup membuat lemparan bola rendah saja. Teknik ini menggunakan pukulan yang mengandalkan genggaman tangan setelah bola dilambungkan sedikit hingga mencapai dada atau dagu.

Service Ace

Teknik ini banyak digunakan oleh para professional karena mereka sudah memiliki perhitungan yang matang. Service ace merupakan teknik melambungkan bola voli ke arah lawan dengan sekuat tenaga, sehingga kecepatan dan arah bola akan sulit terprediksi oleh lawan.

Hal inilah yang mendasari teknik service ace dijuluki sebagai service maut. Umumnya untuk melakukan teknik ini pemain akan menggabungkannya dengan jump service sehingga mendapat jarak pandang yang lebih luas ketika menembakkan bola ke arah lawan.

3. Screening

Teknik dasar bola voli yang bernama screening biasa dipakai sebelum melakukan serangan ataupun teknik tertentu yang dapat menghalangi penglihatan lawan. Teknik ini dapat mengurangi persiapan lawan dan meningkatkan keberhasilan serangan yang dilancarkan oleh tim.

Walaupun screening tercatat sebagai teknik yang di akui dalam permainan bola voli, namun teknik ini dilarang penggunaannya terutama pada saat pertandingan resmi. Teknik tersebut dianggap dapat melunturkan nilai sportivitas dalam permainan voli, sehingga tim yang menggunakannya akan diberi sanksi.

4. Setting

Seorang pemain voli (tengah baju kuning) sedang berusaha memberikan assist ke rekan setimnya
Seorang pemain voli (tengah baju kuning) sedang berusaha memberikan assist ke rekan setimnya (Foto: N/A)

Teknik dasar permainan bola voli selanjutnya adalah setting, gerakan ini biasa dilakukan setelah pemain kedua menerima volleying dari pemain pertama. Setting sangat berguna untuk memberikan bola kepada pemain andalan yang siap melakukan serangan.

Oleh karena itu teknik dasar ini sering disebut sebagai assist. Cara untuk melakukan setting yaitu dengan mengatur putaran bola dan gerakan tubuh agar bola dapat diterima oleh pemain ketiga dengan tepat.

5. Blocking

Dua orang pemain sedang berusaha melakukan blocking terhadap serangan lawan
Dua orang pemain sedang berusaha melakukan blocking terhadap serangan lawan (Foto: N/A)

Blocking adalah jenis teknik yang wajib dikuasai oleh setiap pemain voli, karena pertahanan sangat penting untuk menjaga keseimbangan selama dilakukannya permainan. Tujuan utama dari teknik ini adalah agar bola yang berasal dari serangan lawan tidak mendarat ke area tim.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam teknik dasar permainan bola voli adalah waktu, posisi, serta ketahanan tubuh dalam menghalau serangan. Selain mengandalkan lengan dan tangan untuk menahan bola, pemain juga harus memiliki kuda-kuda yang kuat supaya serangan berhasil digagalkan.

Untuk melakukan blocking pemain dapat melakukan loncatan maupun berdiam diri di tempat sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan. Akan tetapi setiap anggota tim yang melakukan blocking tidak boleh melakukan teknik lain. Jadi yang bertugas menangkap bola adalah rekan yang tidak ikut serta dalam posisi bertahan.

7. Serangan

Teknik gerakan dalam melakukan serangan smash
Teknik gerakan dalam melakukan serangan smash (Foto: playo.co)

Untuk mencetak angka, para pemain voli tentunya harus aktif melakukan serangan supaya bola dapat menembus blockade lawan. Ada banyak pendapat yang berbeda untuk melakukan serangan yang efektif.

Beberapa altlet professional mengatakan bahwa kunci untuk melakukan serangan adalah kekuatan tangan. Sedangkan pendapat lain mengatakan serangan yang efektif berasal dari lompatan tinggi yang dihasilkan kekuatan kaki.

Kemudian hal yang tak kalah penting dari kedua faktor terbut adalah arah ayunan dan timing yang tepat untuk menembus pertahanan lawan. Selain mengandalkan insting seorang penyerang haruslah menguasai beberapa teknik penyerangan.

Tujuannya supaya serangan yang dilakukan oleh tim tidak mudah terbaca. Adapun beberapa jenis serangan yang dapat Anda gunakan untuk mengeksekusi bola seperti berikut ini.

Spiking

Teknik spiking dilakukan dengan cara meloncat pada saat pemain membalas lemparan bola. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, teknik dasar permainan bola voli ini dilakukan dengan posisi telapak terbuka.

Teknik yang juga disebut sebagai smash ini terbagi lagi menjadi beberapa jenis serangan yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kemungkinan yang terjadi di lapangan. Jenis-jenis spiking adalah sebagai berikut.

  • Semi Spike
    Teknik yang satu ini biasa dilakukan saat penyerang mendekati arah bola. Serangan spontan ini umumnya dilakukan sebagai serangan balasan dengan cara melompat dan memukul bola secepatnya ketika berada di atas net.
  • Quick Spike
    Tehnik serangan ini sangat bergantung pada insting penyerang dalam mengatur timing. Dengan perkiraan yang tepat serangan yang sulit diprediksi ini dapat membuat lawan terkecoh. Namun untuk melakukannya penyerang harus siap membalikkan bola begitu melewati net.
  • Open Spike/Smash
    Serangan ini dapat dilakukan ketika pengumpan telah melepas bola. Pada posisi ideal si penyerang akan memasang kuda-kuda untuk memukul bola dengan teknik spiking. Posisi ideal bisa didapatkan dari jangkauan bola dengan pengumpan serta ketinggian saat meloncat dan melancarkan serangan.

Heat

Heat adalah teknik serangan yang merupakan perkembangan hitting. Teknik dasar permainan bola voli ini pun menggunakan serangan satu tangan, namun pukulan terhadap bola harus dilakukan dengan tenaga yang lebih besar.

Off-Speed Hit

Teknik berikut ini adalah serangan pengecoh yang dilakukan dengan cara memanfaatkan daya putar bola. Teknik yang dilakukan dengan telapak terbuka ini dapat menghasilkan arah bola yang berbeda dari posisi pemukul.

Tip

Sesuai namanya teknik serangan ini memang bertujuan untuk mengincar ujung bola voli, sehingga bola tersebut dapat segera dikembalikan pada lawan dari atas net. Untuk melakukannya pemain dapat menggunakan kepalan tangan atau jari untuk mendapatkan ujung bola.

Roll Shot

Teknik dasar bola voli yang berada roll shot mengutamakan pelemparan bola secara strategis dengan menggunakan sedikit tenaga. Teknik penyerangan ini sangat cocok digunakan ketika posisi Anda berdekatan dengan net.

Back Row Attack

Serangan berikut ini memerlukan dua pemain agar dapat dilancarkan kepada lawan. Cara melakukannya adalah dengan membuat gerakan serangan palsu, lalu anggota tim dapat melakukan ancang-ancang untuk melakukan serangan asli.

8. Digging

Teknik kali ini juga berfungsi sebagai pertahanan. Umumnya digging dilakukan dalam keadaan darurat, misalnya seperti saat bola hampir jatuh di lantai area tim.

Dalam hal ini pemain boleh melompat ke dasar lantai untuk mencegah bola supaya tidak melandas. Pada posisi tersebut pemain juga diperbolehkan untuk merentangkan tangannya kemudian memantulkan bola sebagai serangan balasan atau membiarkannya diambil oleh rekan satu tim.

Karena pada dasarnya digging adalah teknik darurat, jadi agak sulit untuk mempelajarinya. 

Untuk menguasai teknik dasar bola voli diatas, Anda memerlukan latihan tim secara berulang agar dapat terbiasa dengan kondisi pertandingan yang sebenarnya. Semoga ulasan ini bermanfaat.